<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173</id><updated>2011-04-21T11:32:45.351-07:00</updated><category term='Internasional'/><category term='OKP'/><category term='Tokoh: Soeharto'/><category term='FUI'/><category term='Film'/><title type='text'>Gema Pembebasan Wilayah Papua Raya</title><subtitle type='html'>Sebuah media komunikasi kader dengan masyarakat demi menciptakan Papua yang lebih baik, sesuai dengan syariah. Bersatu, bergerak, tegakkan ideologi Islam bersama Gema Pembebasan!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-204536104754022196</id><published>2008-02-10T12:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T12:29:29.966-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Film'/><title type='text'>Ayat Ayat Cinta</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;&lt;object height="373" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ch8vddnxDGI&amp;amp;rel=1&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ch8vddnxDGI&amp;amp;rel=1&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="373" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;Ayat Ayat Cinta OST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="373" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/yQcbOwj1YVI&amp;amp;rel=1&amp;amp;border=1"&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/yQcbOwj1YVI&amp;amp;rel=1&amp;amp;border=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" height="373" width="425"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Trailer Ayat Ayat Cinta&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;b&gt;Sinopsis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin Abdillah adalah pelajar Indonesia yang berusaha menggapai gelar masternya di Al Ahzar. Berjibaku dengan panas-debu Mesir. Berkutat dengan berbagai macam target dan kesederhanaan hidup. Bertahan dengan menjadi penerjemah buku-buku agama. Semua target dijalani Fahri dengan penuh antusiasme kecuali satu: menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Karena Fahri adalah laki-laki taat yang begitu ‘lurus’. Dia tidak mengenal pacaran sebelum menikah. Dia kurang artikulatif saat berhadapan dengan mahluk bernama perempuan. Hanya ada sedikit perempuan yang dekat dengannya selama ini. Neneknya, Ibunya dan saudara perempuannya.&lt;br /&gt;Betul begitu? Sepertinya pindah ke Mesir membuat hal itu berubah. Tersebutlah Maria Girgis. Tetangga satu flat yang beragama Kristen Koptik tapi mengagumi Al Quran. Dan menganggumi Fahri. Kekaguman yang berubah menjadi cinta. Sayang cinta Maria hanya tercurah dalam diary saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ada Nurul. Anak seorang kyai terkenal yang juga mengeruk ilmu di Al Azhar. Sebenarnya Fahri menaruh hati pada gadis manis ini. Sayang rasa mindernya yang hanya anak keturunan petani membuatnya tidak pernah menunjukkan rasa apa pun pada Nurul. Sementara Nurul pun menjadi ragu dan selalu menebak-nebak.&lt;br /&gt;Setelah itu ada Noura. Juga tetangga yang selalu disika Ayahnya sendiri. Fahri berempati penuh dengan Noura dan ingin menolongnya. Sayang hanya empati saja. Tidak lebih. Namun Noura yang mengharap lebih. Dan nantinya ini menjadi masalah besar ketika Noura menuduh Fahri memperkosanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir muncullah Aisha. Si mata indah yang menyihir Fahri. Sejak sebuah kejadian di metro, saat Fahri membela Islam dari tuduhan kolot dan kaku, Aisha jatuh cinta pada Fahri. Dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana bocah desa nan lurus itu menghadapi ini semua? Siapa yang dipilihnya? Bisakah dia menjalani semua dalam jalur Islam yang sangat dia yakini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klik segala hal tentang ini di http://www.ayatayatcintathemovie.com/ segera.  &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-204536104754022196?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/204536104754022196/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=204536104754022196' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/204536104754022196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/204536104754022196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2008/02/ayat-ayat-cinta.html' title='Ayat Ayat Cinta'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-3661470180038909148</id><published>2008-02-10T12:15:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T21:07:36.830-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Internasional'/><title type='text'>Uskup Williams, Syariah Islam di Inggris Tak Bisa Dihindari</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R69cOpl57mI/AAAAAAAAAA0/V4QruGdNmbY/s1600-h/pic%286%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://1.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R69cOpl57mI/AAAAAAAAAA0/V4QruGdNmbY/s320/pic%286%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165448704370011746" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pimpinan Keuskupan Canterbury Dr. Rowan Williams tetap mempertahankan pendapatnya bahwa ada beberapa aspek dalam hukum syariah Islam yang selayaknya diadopsi oleh Inggris untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi warga Muslim. &lt;p&gt;Pada orang-orang yang mengkritiknya, Uskup Williams mengatakan bahwa mereka sudah salah memahami pernyataannya. Lagipula, tegas Uskup Williams, pernyataannya itu bukan pernyataan yang "asal bunyi" tapi sudah melalui riset yang matang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keuskupan tidak menyarankan agar juridiksi hukum diparalelkan, tapi menyarankan agar dilakukan eksplorasi di mana akomodasi mungkin bisa diberikan dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang terkait dengan keagamaan, " tulis Uskup Williams di situs pribadinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uskup Williams mengatakan bahwa Inggris sudah saatnya mengadopsi sejumlah hukum syariah, dalam dalam ceramah dan wawancara di radio &lt;i&gt;BBC&lt;/i&gt; hari Kamis (7/2). Pernyataannya menuai kritik dari berbagai kalangan gereja di Inggris dan kritikan itu langsung dijawab oleh Uskup Williams di situs pribadinya pada Jumat (8/2).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam situsnya antara lain dikatakan bahwa pernyataan Uskup Williams sudah melalui riset yang dalam dan konsultasi dengan sejumlah pakar hukum, khususnya pakar yang memiliki kapabilitas dan pengalaman tentang sistem hukum Islam dan Yahudi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun tidak semua kalangan gereja menentang pernyataan Uskup Williams. Uskup Hulme Stephen Lowe adalah salah seorang membela Uskup Williams. Ia menilai cara sejumlah orang dan media yang mengecam Uskup Williams sungguh memalukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita bisa jadi memiliki salah seorang yang paling hebat dari sekian banyak uskup di Keuskupan Canterbury. Dia (Williams) tak diragukan lagi salah seorang yang memiliki pemikiran yang paling mencerahkan di negeri ini, " kata Lowe seperti dikutip &lt;i&gt;Guardian &lt;/i&gt;edisi hari ini, Sabtu (9/2).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pemuka warga Muslim di Inggris dengan hati-hati membenarkan pernyataan Williams bahwa sebagian orang sudah salah menafsirkan pernyataannya. Mereka menyatakan, perdebatan mengenai masalah ini sudah lepas kontrol karena mereka yang mengkritik tidak memahami bahwa yang dimaksud Williams adalah hukum syariah dari aspek sipilnya dan bukan pidananya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski Uskup Williams sudah mengklarifikasi pernyataannya di situs pribadinya, namun kecaman dan kritik masih terus mengalir. Bahkan ada yang mengajak publik Inggris mendesak Williams agar mengundurkan diri sebagai pimpinan Keuskupan Canterbury.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(ln/iol)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: Eramuslim&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-3661470180038909148?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/3661470180038909148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=3661470180038909148' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/3661470180038909148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/3661470180038909148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2008/02/uskup-williams-syariah-islam-di-inggris.html' title='Uskup Williams, Syariah Islam di Inggris Tak Bisa Dihindari'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R69cOpl57mI/AAAAAAAAAA0/V4QruGdNmbY/s72-c/pic%286%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-8284421663802438943</id><published>2008-01-30T15:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T15:42:56.484-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh: Soeharto'/><title type='text'>Soeharto, Maafkan Kami</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;object width="425" height="355"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/941b2tPqyuU&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/941b2tPqyuU&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Manusia adalah manusia. Dia pasti mati. Dia selalu gagal menguasai apa yang diraihnya buat selamanya. Soeharto, mantan Presiden Indonesia, adalah manusia. Nyawanya kembali kepada Tuhan, dan jasadnya membusuk menjadi tanah. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Yang tersisa kemudian adalah memori mengenai suaranya, pikirannya, atau bentuk jasadnya yang terekam dalam foto. Lalu, memori itu melahirkan kesan atau image yang menandai sosoknya. Orang baik atau orang jahat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan orang baik atau orang jahat ini, merupakan hak manusia lain yang masih hidup. Kesan ini tentunya memiliki dasarnya, baik berdasarkan moral, politik, maupun ilmu pengetahuan. Kesan ini tidak akan luntur, meskipun sudah ada pernyataan maaf dari manusia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memaafkan Soeharto, sebab Tuhan saja dapat memaafkan dosa manusia. Saya memaafkan Soeharto, sebab saya berharap manusia juga memaafkan dosa atau perbuatan jahat yang saya lakukan sebelumnya. Namun, saya tidak dapat mencegah manusia lain menilai atau memberi kesan mengenai sosok saya. Misalnya, saya ini adalah seorang koruptor, kejam, suka berzina, pelit, suka mencuri gagasan orang lain, tukang fitnah, penjilat, pecandu, penipu, atau saya orangnya dermawan, jujur, pejuang, alim, pembela, cerdas, rendah hati, penyayang, serta setia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya, bukan hanya saya, yang telah memaafkan dosa-dosa yang telah dilakukan Soeharto selama hidupnya. Dari sekian ratus juta manusia Indonesia, sekian puluh juta juga telah memaafkan Soeharto. Saya percaya, reproduksi manusia bukan hanya berlangsung pada manusia yang sakit hati dengan Soeharto, juga sebaliknya yakni orang-orang yang hidupnya menjadi kaya, bahagia, terlindungi, terhormat, setelah dibantu Soeharto. Yakni mereka yang dulunya tidak pernah membayangkan memiliki sebuah rumah, mobil, tiba-tiba memiliki banyak rumah dan mobil karena dibantu Soeharto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, setelah semua orang memaafkan dosa-dosa Soeharto, dapatkah kesan buruk atau baik yang terkait dengan sosok Soeharto terhapus? Tentu saja tidak. Sosok Soeharto tetap dipersalahkan dalam pembantaian dan pemenjaraan ribuan keluarga pendukung Soekarno, penghilangan ratusan aktivis prodemokrasi maupun opisisi yang dipenjara maupun dihilangkan nyawanya, serta hilangnya jutaan hektar lahan milik petani, serta kisah-kisah sedih lainnya yang dialami jutaan masyarakat Indonesia selama Soeharto berkuasa. Jadi, sebetulnya saya dan jutaan manusia Indonesia lainnya, berharap Soeharto mau memaafkan kami yang tidak mampu menghilangkan kesan mengenai dirinya yang kejam terhadap musuh-musuh politiknya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.indonesia.go.id&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-8284421663802438943?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/8284421663802438943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=8284421663802438943' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/8284421663802438943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/8284421663802438943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2008/01/soeharto-maafkan-kami.html' title='Soeharto, Maafkan Kami'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-4194734549443671443</id><published>2008-01-30T15:36:00.000-08:00</published><updated>2008-11-12T21:07:36.917-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh: Soeharto'/><title type='text'>Soeharto Meninggal</title><content type='html'>&lt;span id="ctl00_ContentPlaceHolder1_lblNews"&gt;&lt;p&gt;&lt;span&gt;&lt;span id="ctl00_ContentPlaceHolder1_lblNews"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R6EKS8TczaI/AAAAAAAAAAs/F0V0_hilPGQ/s1600-h/160px-Soeharto.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R6EKS8TczaI/AAAAAAAAAAs/F0V0_hilPGQ/s320/160px-Soeharto.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161417968484928930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Mantan presiden Soeharto meninggal hari ini pada pukul 13.10 WIB pada usia 86 tahun. Menurut Ketua Tim Dokter Kepresidenan Mardjo Subiandono, almarhum mengalami kegagalan fungsi organ. Soeharto sempat dirawat selama 24 hari di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta Selatan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika mengumumkan meninggalnya presiden RI kedua itu, tim dokter didampingi tiga putra Soeharto, Siti Herdiyanti Rukmana, Sigit Haryo Yudanto, dan Siti Hediati yang berpakaian hitam. Dalam kesempatan tersebut, Siti Hedianti Rukmana, mewakili keluarga, mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang sudah memberikan doa setulus-tulusnya. Tutut juga memohon maaf atas kesalahan Soeharto. "Mohon doa restu semoga perjalanan bapak diridhoi," kata dia dengan nada terbata-bata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah rencananya akan dimandikan di Jalan Cendana. Saat berita ini diturunkan, ambulans telah bersiap di RSPP untuk membawa jenazah ke Cendana. Seluruh keluarga telah berkumpul. Ambulans direncanakan akan berangkat pada pukul 14.15 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Soeharto akan dimakamkan di Astana Giribangun, Solo, Jawa Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sumber: Wikimu&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-4194734549443671443?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/4194734549443671443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=4194734549443671443' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/4194734549443671443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/4194734549443671443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2008/01/soeharto-meninggal.html' title='Soeharto Meninggal'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_ESpnJS4VMSE/R6EKS8TczaI/AAAAAAAAAAs/F0V0_hilPGQ/s72-c/160px-Soeharto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-3207964280919029284</id><published>2007-12-05T10:53:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T01:04:46.886-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='FUI'/><title type='text'>Forum Umat Islam: Tolak Keras Pemberlakuan Asas Tunggal</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="355"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/FJOfaOrQEow&amp;amp;rel=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/FJOfaOrQEow&amp;amp;rel=1" type="application/x-shockwave-flash" wmode="transparent" width="425" height="355"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Hari Selasa (04/12) DPR menggelar sidang paripurna. Salah satu pembahasannya adalah tentang asas tunggal Pancasila. Dalam konferensi Pers Senin malam (3/12), di KAHMI Center, FUI secara tegas menolak pemberlakukan kembali Pancasila sebagai satu-satunya asas bagi parpol. Mashadi, ketua umum FUI, menyatakan bahwa keinginan partai besar seperti PDI P, Golkar dan Partai Demokrat itu adalah sebuah kemunduran yang luar biasa. “Kami berpendapat ini akan mengembalikan negara seperti pada masa Orde Baru, dengan suasana fasisme dan otoriter,” ujarnya. Dalam pernyataan sikap FUI sebagai gabungan dari ormas-ormas Islam di Nusantara ini, dibacakan oleh Sekjen FUI, KH Muhammad Alkhaththath itu, diantaranya dinyatakan bahwa rencana sejumlah partai memaksakan PEMBERLAKUAN KEMBALI ASAS TUNGGAL PANCASILA sangat meresahkan ummat muslim di negeri ini. Sebab, hal ini mengingatkan kita pada trauma rakyat akan kekejaman rezim Orde Baru yang otoriter dengan menggunakan ideologi Pancasila.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Dan hakekatnya penyeragaman ideologi hanyalah ada di negara fasis dan komunis. Dan faktanya bahwa perilaku politik rezim Orde Baru yang sangat otokratik dan represif itu, hanyalah didedikasikan untuk kepentingan mempertahankan hegemoni politik dan ekonomi kaum imperialis AS dan Barat melalui tangan Bank Dunia, IMF, maupun lembaga-lembaga lain yang melakukan penjajahan terhadap rakyat Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Forum Umat Islam (FUI) dalam pernyataan pressnya memandang fenomena pemberlakuan kembali Asas Tunggal Pancasila merupakan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Wujud nyata dari hakikat kebobrokan demokrasi yang mereka usung yang sejatinya hanya mengusung kepentingan kaum kapitalis imperialis Barat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Indikasi akan kembalinya rezim Orde Baru dengan kader-kadernya yang masih bercokol di Golkar, PDIP, dan PD.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Indikasi “Islamo Phobia” dari kaum sekuler dan para komprador kaum imperialis Barat yang sangat membenci perkembangan Islam dan perjuangan penerapan syariah Islam yang semakin marak dalam kehidupan demokrasi pasca reformasi. Mereka berharap bahwa dengan pengasastunggalan parpol, maka dengan mudah mereka akan mengasastunggalkan ormas dan menggilas seluruh partai, ormas, dan gerakan Islam di negeri ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Oleh karena itu, untuk menjaga keharmonisan kehidupan sosial politik di Indonesia yang mayoritas muslim ini, Forum Ummat Islam (FUI) menyampaikan sikap terhadap akan diberlakukannya kembali Pancasila sebagai satu-satunya asas parpol. Sikap tersebut diantaranya sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menolak keras pemberlakuan kembali Pancasila sebagai satu-satunya asas bagi parpol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menyerukan kepada seluruh seluruh parpol Islam atau parpol yang berbasis Islam serta para politisi muslim agar menolak dengan keras usaha-usaha pencantuman kembali asas tunggal Pancasila dalam UU Parpol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menyerukan kepada seluruh ummat Islam dan bangsa Indonesia untuk menolak keras berbagai langkah pemberlakuan kembali asas tunggal Pancasila.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menyerukan kepada seluruh ummat Islam dan bangsa Indonesia untuk mencabut mandat para wakil rakyat dan parpol yang jelas-jelas mengkhianati aspirasi rakyat dengan mengembalikan Pancasila sebagai satu-satunya asas.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menyerukan kepada seluruh ummat Islam dan bangsa Indonesia agar pada Pemilu 2009 tidak memilih partai dan pemimpin yang mengkhianati rakyat dengan mengambalikan Pancasila sebagai satu-satunya asas.]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Menyerukan kepada partai-partai Islam yang berbasis Islam agar bersatu membangun kekuatan faksi Islam dan berjuang secara bersungguh-sungguh memenangkan Islam dan syariah Islam di parlemen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Di akhri pernyataan sikapnya, FUI mengajak semua pihak untuk merenungkan firman Allah SWT yang akan menolak segala bentuk usaha memadamkan cahaya agama Allah :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;em&gt;Mereka berkehendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahayanya, walaupun orang-orang yang kafir tidak menyukai.&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;(QS. At Taubah 32)&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Pernyataan sikap ini ditandatangi oleh Mashadi selaku Ketua FUI dan Muhammad Alkhaththath selaku Sekjen FUI.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Forum Umat Islam merupakan Forum tokoh Islam lintas ormas dan partai Islam. Mereka berasal dari Perguruan As Syafi’iyyah, Komite Islam untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhamadiyyah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Syarikat Islam (SI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), PERSIS, BKPRMI, Al Irsyad Al Islamiyyah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Badan Kontak Majlis Ta’lim (BKMT), YPI Al Azhar, Front Pembela Islam (FPI), Front Perjuangan Islam Solo (FPIS), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Majelis Adz Zikra, PP Daarut Tauhid, Forum Betawi Rempug (FBR), Tim Pembela Muslim (TPM), Muslimah Peduli Umat (MPU), MER-C, Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), Forum Tokoh Peduli Syariah (ForToPS), Taruna Muslim, Al Ittihadiyah, Hidayatullah, Al Washliyyah, PERTI, IKADI, Majelis Tafsir Al Quran (MTA), Ittihad Mubalighin, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Koalisi Anti Utang, PPMI, PUI, JATMI, PII, BMOIWI, Wanita Islam, GeMa Pembebasan, Missi Islam, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Nahdlatul Umat Indonesia (PNUI) dan organisasi-organisasi Islam lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;[&lt;em&gt;&lt;strong&gt;pd/si/syabab.com&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;]&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-3207964280919029284?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/3207964280919029284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=3207964280919029284' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/3207964280919029284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/3207964280919029284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2007/12/forum-umat-islam-tolak-keras.html' title='Forum Umat Islam: Tolak Keras Pemberlakuan Asas Tunggal'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2072850519035098173.post-7100906780510813586</id><published>2007-12-04T12:55:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T01:07:29.249-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='OKP'/><title type='text'>GMPI Himbau Masyarakat Tetap Tenang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span class="style4"  style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span class="judul"&gt;&lt;span class="style3"&gt; Jayapura – Pengurus Besar Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia (GMPI) meminta agar seluruh masyarakat di Tanah Papua agar tetap tenang dan tidak terpengarus dengan kondisi, memanasnya politik yang terjadi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;span class="style9"&gt;&lt;/span&gt;Hal itu disampaikan Ketua Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia, Habelino Sawaki kepada wartawan di Abepura, Jumat (13/7) kemarin, menyikapi memanasnya suhu politik yang terjadi akibat isu-isu yang beredar. Untuk itu hendaknya masyarakat tetap tenang jangan sampai terpancing dengan isu-isu, yang bisa mengakibatkan terjadinya konflik vertical maupun konflik horizontal dimasyarakat. Masyarakat harus terus menjaga keamanan dan kedamaian dilingkungan masing-masing.&lt;br /&gt;“ Perdamaian adalah ideologi yang merupakan suatu nilai dan cita-cita dasar yang dibutuhkan oleh setiap pribadi, maka dari itu kami selaku generasi muda meminta agar masyarakat tetap tenang,” ungkapnya.&lt;br /&gt;Masalah bendera bintang kejora yang saat ini menjadi perdebatan secara politik ada yang menyebutkan sebagai lembang budaya, GMPI menilai hal itu sangatlah tidak wajar dan tidak memiliki dasar yang dapat dikatakan sebagai lambang budaya orang Papua.&lt;br /&gt;Selain itu, GMPI menilai bahwa DPRP dan MRP sebagai lembaga yang mengatur aspirasi rakyat Papua, harus mengakomodir seluruh komponen masyarakat, sangatlah tidak tepat kalau hanya membawa aspirasi sepihak. Begitu juga masalah Perdasus dan Perdasi yang diajukan dinilai kurang tepat, karena dinilai hanya sebagai rasa ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.&lt;br /&gt;“ Kami melihat dalam rancangan itu, ada pihak yang mencoba merancang dan mengacaukan kehidupan damai di Papua, maka hal ini perlu menjadi perhatian bersama agar tetap menjaga Papua sebagai tanah yang damai,” tegasnya.&lt;br /&gt;GMPI Papua yang baru dideklarasikan sebulan yang lalu, sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi, sehingga mahasiswa Papua merasa kondisi saat ini perlu ada sebuah tindak lanjut dan pola pikir yang sehat, sehingga tanah Papua sebagai tanah damai dapat tercipta.**&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Sumber: http://www.papuapos.com/]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2072850519035098173-7100906780510813586?l=gp-papua.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gp-papua.blogspot.com/feeds/7100906780510813586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2072850519035098173&amp;postID=7100906780510813586' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/7100906780510813586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2072850519035098173/posts/default/7100906780510813586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gp-papua.blogspot.com/2007/12/gmpi-himbau-masyarakat-tetap-tenang.html' title='GMPI Himbau Masyarakat Tetap Tenang'/><author><name>Gema Pembebasan Wilayah Papua</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14630298336601685395</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
